Saya punya sebuah cerita, yang mungkin bisa nermanfaat untuk kita semua,
Alkisah,
Di sebuah kota kecil ada seorang pria yang mempunyai tingkat emosional yang tinggi,
Pada suatu ketika, dalam perjalanannya untuk memotong rambut ia bertemu dengan seorang pria lain.
Ketika berpapasan pria lain tersebut tidak sengaja menginjak kaki pria emosional tersebut,
Alhasil,pria yang emosional tadi tersentak dan membentak pria yang menginjaknnya.
Dengan merasa bersalah, pria yang menginjak tadi meminta maaf dengan sangat menyesal kepada pria tersebut, namun pria yang terinjak tadi dengan acuh tidak mempedulikan permintaan maaf pria tersebut.
Akhirnya pria tersebut sampai di langgananya untuk memotong rambut,
Pria : " Mas, potong rambut seperti biasa ya?"
Tukang potong rambut : "ya mas."
Pada waktu sedang memotong rambut, tukang cukur tadi tidak sengaja menggunting kuping sang pria, hingga meneluarkan darah yang cukup banyak.
Tukang potong rambut : " Mas, maaf saya tidak sengaja, maaf sekali?"
Pria tersebut dengan menahan sakit mengatakatan tidak apa-apa mas,
Karena kejadian tersebut akhirnya tukang cukur tersebut sangat takut dalam memotong dan dengan hati hati justru membuat waktu memotong semakin lama,
Sang Pria : " Sudah mas, tidak apa apa lanjutkan saja seperti biasa tidak perlu takut takut seperti itu?"
Akhirnya, setelah selesai memotong rambut pria tersebut tukang cukur tidak mau di bayar untuk jasanya karena kesalahannya,
Namun dengan sedikit memaksa sang pria tetap ingin membayarnya,
Karena sang pria mengetahui bahwa itu adalah hak tukang cukur walaupun telah melakukan kesalahan.
Kesimpulannya Para Bintang Sukses,
Bahwa tingkat emosional dalam diri kita tergantukng siapa yang kita hadapi,
dan kitalah yang dapat menentukan kita ingin emosi atau tidak,
Jadi TIDAK ada kata kata seseorang yang selalu habis kesabaran, karena kita sendirilah yang menentukan kesabaran dan tingkat emosional.
Salam Bintang Sukses.

Responses
0 Respones to "Pria Emosional dan Tukang Cukur"
Posting Komentar